Aktivasi Otak Tengah | Franchise Otak Tengah
aktivasi otak Analisa Bakat Melalui Sidik Jari
Aktivasi Otak Gratis Jadwal Aktivasi Otak
otak tengah midbrain activation indonesia stimulasi otak otak tengah indonesia aktivasi otak tengah mid brain activation indonesia aktivasi otak otak tengah otak tengah mesencephalon activation midbrain activationmesencephalon activation indonesia aktivasi otak mesencephalon activation indonesia midbrain activation midbrain activation
[ MENU ]
 FAQ


[ ARTIKEL ]

  • penyebab kesulitan belajar pada anak

  • riset membuktikan belajar musik meningkatkan kemampuan otak anak

  • ini jawaban mengapa kemampuan belajar tiap orang berbeda

  • usia ideal bagi anak untuk masuk sekolah dasar

  • tips melatih indera bayi

  • baca novel bisa meningkatkan fungsi otak





  • [ STAT ]





     

    Awas! Anak Bisa Sakit Jiwa Karena Beban Pelajaran

    Kategori : Umum
     
     
     
    Psikiater Prof Dr dr LK Suryani SpKj berpandangan, dewasa ini terjadi kecenderungan semakin muda usia penderita sakit kejiwaan, karena anak-anak tidak siap menerima beban pelajaran di sekolah.

    Suryani yang juga pendiri dan Direktur "Suryani Institute for Mental Health" itu di Denpasar, Kamis, mengatakan, berdasarkan hasil penelitiannya dan kunjungan ke tempat praktiknya, sudah ada anak SD yang mengalami gangguan jiwa.

    Menurut dia, penyebab terbesarnya karena beban pelajaran sekolah, anak-anak dituntut cepat bisa membaca, menulis, dan berhitung (calistung). Apalagi ditambah mereka harus belajar di sekolah hingga sore hari. "Tetapi sayangnya guru tidak mau mendidik, maunya mengajar saja," ujar Suryani.

    Ia berharap para guru memahami perkembangan mental anak, jangan memaksa belajar, tetapi hendaknya membuat murid TK serta siswa SD dari kelas I sampai III terangsang mempunyai semangat belajar, mau belajar, dan berani berbicara.

    "Sekarang terlalu sedikit waktu santai untuk anak-anak, bahkan TK sudah les. Idealnya sampai kelas III tidak ada PR. Bukankah tidak jarang yang mengerjakan PR pembantu dan orang tua agar anaknya tidak malu?" katanya.

    Dengan gaya hidup seperti itu, ketika dewasa, mereka umumnya untuk bangun pagi saja harus dibangunkan dan malas ke kantor serta tidak bisa mengurus diri sendiri.

    "Di dalam mendidik, seyogyanya guru jangan menganggap anak sudah tahu macam-macam sehingga tidak perlu dididik calistung. Harusnya anak-anak juga diajak menyanyi dan bercerita untuk mengekspresikan emosi," katanya.

    Lewat cerita, lanjut dia, juga untuk memasukkan nilai baik dan buruk karena para orang tua tidak ada waktu bercerita. Hingga usia 10 tahun adalah masa untuk membuat anak mampu melihat situasi.

    "Jika dapat memberikan pendidikan tanpa beban pada anak dan mereka senang, di sanalah akan ada harapan punya masa depan. Kalau orang tua sering ribut apalagi terjadi sejak dalam kandungan, hal itu akan menyulut gangguan jiwa pada anak-anak," ujarnya.

    Di sisi lain, ia melihat kecenderungan para orang tua menuntut agar anaknya paling hebat secara akademis, padahal pandai saja sebenarnya tidak cukup. Justru menjadikan anak mandiri dan kreatif jauh lebih penting. Ia tidak memungkiri, memang jika punya anak kreatif berat, anak akan banyak protes dan nakal.

    "Seyogyanya biarkan anak berkembang, belajar apa yang diperlukan anak, dan jangan orang tua justru memaksakan kehendak. Adakan waktu ngobrol saat makan dan sebelum tidur," kata Suryani.

    Menteri pendidikan mestinya merivisi kurikulum yang membebani anak. Tidak selalu anak harus dilabelisasi dengan nilai-nilai raport, ujian nasional dan kecerdasan IQ semata-mata karena tiap anak memiliki bakat dan kecerdasan yang berbeda-beda. Tidak heran jika saat ini Indonesia punya banyak orang pintar secara IQ namun korupsi menyebar luas dari pusat sampai ke daerah. Ini artinya banyak manusia yang hanya mementingkan untung-rugi, materialistis dan kurangnya pemahaman tentang nilai moral/ahlak, nilai spiritual. Kecerdasan spiritual dan emosional masih belum mendapat tempat di dunia pendidikan di indonesia yang notabene salah satu faktor yang bertanggung jawab membentuk generasi penerus bangsa.

    Sumber : kompas
     
    Artikel Lain :
    perkembangan otak anak dipengaruhi oleh cinta orangtua

    tidur siang penting untuk meningkatkan daya ingat anak-anak

    tips agar anak mudah berkonsentrasi

    dominasi otak serta kaitannya dengan memegang telepon

    bolehkah calistung untuk anak usia dini?

     
    Dibaca : 2200 kali

     

    OTAKTENGAHINDONESIA.COM
    Baping Training Centre
    Jl.Haji Baping No.56, Susukan Ciracas, Jakarta Timur, Indonesia 13750
    HP : 0818-9510-70, 0857-7969-8247, 0812-1234-6758
    Fax. (021) 877-87912, Email : Info@otaktengahindonesia.com